Kirimkan laporan eXtensible Business Reporting Language (“XBRL”) yang telah diperbarui (2026)
Konten artikel
- 1. Pengenalan pelaporan XBRL – Standar pelaporan keuangan modern
- 2. Bisnis mana yang perlu menyerahkan laporan keuangan dalam format XBRL?
- 3. Jenis laporan XBRL di Singapura
- 4. Kesalahan umum yang perlu diwaspadai saat menyampaikan laporan keuangan menggunakan XBRL
- 5. Bagaimana GLA mendukung Perusahaan dalam menyampaikan laporan keuangan XBRL?
- 6. Pertanyaan yang sering diajukan tentang pengajuan laporan keuangan XBRL untuk perusahaan Singapura
🎧 Dengarkan artikel ini
Apakah Anda menjalankan perusahaan di Singapura dan perlu mengajukan laporan keuangan seperti yang disyaratkan oleh ACRA? Mempersiapkan dan menyerahkan laporan XBRL tidak hanya merupakan persyaratan hukum tetapi juga membantu bisnis meningkatkan transparansi keuangan dan membangun kepercayaan dengan investor dan mitra. Namun, tidak semua bisnis memahami dengan jelas proses, format yang diperlukan, dan kesalahan umum saat menyampaikan laporan XBRL perusahaan Singapura.
Dalam artikel ini, GLA akan membantu Anda memahami apa itu pelaporan XBRL, siapa yang perlu mengajukan, proses penerapannya, dan cara menghindari kesalahan umum untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan ACRA dengan mudah dan efektif!
1. Pengenalan pelaporan XBRL – Standar pelaporan keuangan modern
Apa itu XBRL?
XBRL (eXtensible Business Reporting Language) adalah bahasa standar global untuk pelaporan keuangan dan bisnis elektronik. Sebagai bagian dari keluarga bahasa "XML", XBRL membantu bisnis mengomunikasikan data keuangan secara lebih akurat, transparan, dan lebih mudah dianalisis.
Pelaporan keuangan XBRL adalah proses yang harus diikuti bisnis di Singapura untuk melaporkan data keuangan dalam format XBRL (eXtensible Business Reporting Language), standar pelaporan elektronik yang ditentukan oleh Accounting & Corporate Regulatory Authority of Singapore (ACRA).
Mengapa XBRL menjadi tren yang tak terelakkan dalam pelaporan keuangan?
Dalam lanskap data keuangan yang semakin kompleks, sekadar menerbitkan laporan dalam format PDF atau kertas tidak lagi memenuhi kebutuhan investor, regulator, dan pemangku kepentingan. XBRL membantu:
- Standarisasi data keuangan, membuatnya lebih mudah untuk dibandingkan antar bisnis dan negara.
- Otomatisasi proses analisis Anda, hemat waktu dan tingkatkan akurasi.
- Mendukung banyak bahasa, membuat laporan mudah diakses oleh pengguna di seluruh dunia.
- Meningkatkan transparansi, membantu mengurangi asimetri informasi di pasar keuangan.
Manfaat XBRL bagi Stakeholder
- Investor: Cari dan bandingkan kinerja keuangan perusahaan secara global dengan mudah.
- Badan pengatur: Meningkatkan pengumpulan data, pemantauan risiko, dan pengelolaan pasar secara lebih efektif.
- Bisnis: Meningkatkan transparansi, meningkatkan akses ke modal dan mengoptimalkan proses pelaporan keuangan.
XBRL tidak hanya membantu bisnis mematuhi peraturan, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan kinerja manajemen dan pelaporan keuangan. Mengadopsi XBRL membantu bisnis mengakses modal lebih mudah, sekaligus meningkatkan kinerja bisnis jangka panjang.
2. Bisnis mana yang perlu menyerahkan laporan keuangan dalam format XBRL?
Sejak 1 November 11, bisnis diharuskan menyerahkan laporan keuangan kepada ACRA dalam format XBRL.
Semua Perusahaan didirikan di Singapura diharuskan untuk menyampaikan laporan keuangan kepada ACRA, kecuali dikecualikan. Beberapa perusahaan akan diharuskan untuk mengajukan seluruh laporan keuangannya dalam format XBRL, sementara yang lain hanya perlu mengajukan data keuangan utama dalam format XBRL, disertai dengan laporan keuangan lengkap yang ditandatangani (AGM FS) dalam format PDF, disajikan pada rapat umum tahunan (AGM) dan/atau dikirimkan kepada anggota.
Jika bisnis Anda merupakan kepemilikan tunggal, kemitraan, kemitraan terbatas tanggung jawab, atau kemitraan terbatas, Anda tidak perlu mengajukan laporan keuangan ke ACRA. Namun, untuk menghindari kebingungan, semua perusahaan yang didirikan di Singapura diharuskan menyiapkan laporan keuangan, kecuali perusahaan tidak aktif yang dikecualikan.
Langkah-langkah untuk menyampaikan laporan keuangan dalam format XBRL:
- Unggah file XBRL Anda ke sistem BizFinx (melalui alat persiapan BizFinx).
- Kirimkan laporan keuangan sebagai bagian dari Pengembalian Tahunan Anda di BizFile.
3. Jenis laporan XBRL di Singapura
Mulai 1 Mei 5, bisnis harus mematuhi persyaratan pelaporan keuangan dan elemen data yang direvisi. Sekarang ada empat templat pelaporan XBRL yang dapat digunakan bisnis untuk memenuhi persyaratan pengarsipan baru:
- Templat XBRL lengkap – Jumlah elemen data dalam templat ini telah dikurangi 50%, menjadi sekitar 210 elemen data. Formulir ini menangkap informasi dari laporan keuangan utama dan beberapa catatan keuangan penting.
- Templat XBRL Sederhana – Menggantikan templat XBRL FSH (Umum), berisi sekitar 120 elemen data. Formulir ini menyertakan informasi lengkap dalam laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan.
- Templat XBRL FSH (Bank) – Sedikit berubah dari sebelumnya, mencakup sekitar 80 elemen data.
- Templat XBRL FSH (Asuransi) – Sedikit berubah dari sebelumnya, mencakup sekitar 80 elemen data.
Berikut ini adalah ikhtisar persyaratan pelaporan keuangan dan elemen data menurut kelompok bisnis:
| Kelompok | Perusahaan yang menyampaikan laporan keuangan publik | Persyaratan yang direvisi (diperlukan mulai 1 Mei 5) |
| 1 | Perusahaan yang didirikan di Singapura yang tidak termasuk dalam kelompok 2 hingga 5 | Laporan keuangan harus diajukan dalam format XBRL, sejauh mana XBRL diajukan akan bergantung pada ukuran dan sifat operasi perusahaan:
|
| 2 | Perusahaan Swasta Bebas Kepailitan (EPC) di Singapura | Mirip dengan kelompok 1, laporan keuangan harus diajukan dalam format XBRL tergantung pada ukuran dan sifat operasi perusahaan:
|
| 3 | Perusahaan Swasta Bebas Pelarut (EPC) di Singapura | Laporan keuangan tidak diperlukan. Namun, jika perusahaan mengajukan secara sukarela, perusahaan dapat memilih salah satu dari dua formulir berikut:
Jika Anda memilih untuk mengajukan dalam format XBRL, persyaratannya mirip dengan kelompok 1 dan 2. |
| 4 | Perusahaan berbadan hukum Singapura yang beroperasi di sektor perbankan, keuangan, dan asuransi diatur oleh Otoritas Moneter Singapura (MAS). | Laporan keuangan harus diserahkan dalam salah satu dari dua bentuk berikut:
Terlampir PDF laporan keuangan yang disetujui oleh direktur. |
| 5 | Perusahaan yang didirikan di Singapura menyiapkan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi selain standar akuntansi Singapura atau IFRS | Cukup kirimkan PDF laporan keuangan yang disetujui oleh direktur. |
| 6 | Perusahaan yang dibatasi oleh jaminan di Singapura | Cukup kirimkan PDF laporan keuangan yang disetujui oleh direktur. |
| 7 | Perusahaan asing dengan cabang di Singapura | Cukup kirimkan PDF laporan keuangan yang disetujui oleh direktur. |
4. Kesalahan umum yang perlu diwaspadai saat menyampaikan laporan keuangan menggunakan XBRL
Berikut adalah tabelnya kesalahan Masalah umum yang dihadapi bisnis saat menyampaikan laporan XBRL perusahaan Singapura:
| Kesalahan umum | Penjelasan rinci |
| Laporan Keuangan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tidak Sesuai Data Teks di XBRL | Isi bagian “Pengungkapan Laporan Keuangan Lengkap” harus jelas dan sama persis dengan laporan keuangan yang disajikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. |
| Data dalam laporan keuangan XBRL tidak sesuai dengan laporan keuangan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) | Data XBRL harus akurat jika dibandingkan dengan laporan keuangan pada Rapat Umum Tahunan. Beberapa kesalahan umum meliputi:
|
| Data XBRL tidak lengkap | Pastikan semua bidang data dalam daftar persyaratan minimum telah diisi. Biarkan kosong saja jika informasi tersebut tidak berlaku untuk perusahaan tersebut. Beberapa bidang umum yang sering diabaikan meliputi:
|
| Salah menetapkan data ke taksonomi XBRL | Bisnis mesti menggunakan prinsip "kesesuaian terbaik" saat menetapkan item ke taksonomi. Hanya item yang tidak dapat dimasukkan ke kategori mana pun yang ditempatkan dalam kategori "lainnya". |
5. Bagaimana GLA mendukung Perusahaan dalam menyampaikan laporan keuangan XBRL?
GLA menyediakan layanan untuk mendukung bisnis dalam menyiapkan dan menyampaikan laporan keuangan dalam format XBRL secara akurat, sesuai dengan persyaratan Otoritas Akuntansi dan Regulasi Perusahaan Singapura (ACRA), khususnya:
- Konsultasi dan penentuan jenis laporan XBRL yang tepat (XBRL Lengkap, XBRL Sederhana, XBRL FSH untuk perbankan, asuransi).
- Menyiapkan dan mengonversi laporan keuangan ke format XBRL
- Kumpulkan laporan keuangan bisnis yang telah diaudit.
- Gunakan alat BizFinx untuk mengonversi data keuangan ke format XBRL.
- Periksa untuk memastikan bahwa data dalam laporan XBRL sesuai dengan laporan keuangan asli.
- Mendukung bisnis dalam memeriksa dan meninjau kesalahan XBRL
- Perwakilan Bisnis Menyerahkan Laporan XBRL ke ACRA
- Membantu bisnis dalam menangani masukan atau permintaan tambahan dari ACRA, jika ada.
6. Pertanyaan yang sering diajukan tentang pengajuan laporan keuangan XBRL untuk perusahaan Singapura
Apakah pelaporan keuangan XBRL wajib di Singapura?
Ya, sebagian besar perusahaan yang didirikan di Singapura diharuskan untuk mengajukan laporan keuangan mereka dalam format XBRL saat mengajukannya ke Otoritas Akuntansi dan Pengaturan Perusahaan Singapura (ACRA).
Ada berapa jenis laporan keuangan format XBRL?
Ada 4 jenis utama:
- XBRL Lengkap
- XBRL yang disederhanakan
- XBRL FSH (Bank) – Untuk Bank
- XBRL FSH (Asuransi) – Untuk asuransi
- XBRL (eXtensible Business Reporting Language) adalah standar pelaporan keuangan elektronik yang membantu menstandardisasi, mengotomatisasi, dan meningkatkan transparansi keuangan bisnis.
- Sebagian besar perusahaan yang didirikan di Singapura diharuskan untuk mengajukan laporan keuangan mereka dalam format XBRL, kecuali untuk pengecualian tertentu seperti perusahaan swasta yang dikecualikan (EPC) atau perusahaan asing dengan cabang di Singapura.
- Ada empat jenis laporan XBRL korporat Singapura: XBRL Lengkap, XBRL Sederhana, XBRL FSH (Bank) untuk bank dan XBRL FSH (Asuransi) untuk asuransi, dengan persyaratan berbeda tergantung pada ukuran dan jenis bisnis.
- Kesalahan umum saat mengajukan laporan XBRL meliputi: data XBRL tidak cocok dengan laporan keuangan AGM, standar akuntansi salah, data penting hilang atau informasi salah mengklasifikasikan, dll.
Artikel ini diterbitkan oleh GLA pada 31 Agustus 12. Hak cipta dan konten yang menyertainya adalah kekayaan intelektual GLA. Semua hak dilindungi undang-undang.
Panduan dan isinya hanya untuk informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk memberikan panduan dan nasihat khusus mengenai akuntansi, perpajakan, hukum, atau nasihat profesional lainnya. Pembaca harus berkonsultasi dengan penasihat profesional mengenai isu-isu tertentu.