Halaman panduan khusus untuk semua bisnis, memberikan informasi berguna tentang investasi internasional dan mendirikan perusahaan di luar negeri.
logo

Proses dan tata cara pendirian perusahaan fintech luar negeri dan bank fintech

folder Google Ikuti GLA di atas Google News
Daftar untuk melihat berita Kirim
folder Google Ikuti GLA di atas Google News

🎧 Dengarkan artikel ini

Mendirikan perusahaan Fintech Lepas Pantai atau bank Fintech adalah proses yang kompleks, memerlukan pengetahuan di berbagai bidang, peraturan kerangka hukum, lisensi, undang-undang perusahaan, kebijakan perpajakan, dll. Keputusan terpenting yang akan diambil oleh bisnis Fintech atau bank Fintech adalah keputusan untuk memilih negara yang akan didaftarkan untuk mendirikan bisnis Fintech atau bank Fintech di Lepas Pantai.

Bagi bisnis Fintech dan bank Fintech yang ingin memanfaatkan potensi: insentif pajak penghasilan badan, keamanan tinggi, pelaporan pajak sederhana - akuntansi - prosedur pelaporan keuangan, negara-negara utama di luar negeri adalah pilihan yang menarik.

Pada postingan kali ini GLA akan membagikan proses dan tata cara pendirian perusahaan Fintech Offshore, bank Fintech serta alasan mengapa offshore merupakan lahan potensial bagi pelaku usaha untuk membuka perusahaan Fintech dan bank Fintech. 

1. Apa itu Fintech?

Fintech - Financial Technology adalah perusahaan yang menerapkan teknologi dalam layanan keuangan untuk bisnis atau pelanggan.

Bank Fintech adalah bank yang menerapkan teknologi pada proses perbankan, layanan keuangan, dan transaksi untuk membantu nasabah dengan nyaman menggunakan layanan dan transaksi serta meningkatkan pengalaman nasabah berkat penerapan teknologi.

Misalnya, layanan seluler seperti Venmo atau CashApp di AS memungkinkan pelanggan membayar orang lain kapan saja sepanjang hari, menyetorkan uang langsung ke rekening bank yang mereka inginkan.

2. Alasan banyak pelaku usaha mendirikan perusahaan fintech luar negeri dan bank fintech

2.1 Insentif pajak penghasilan badan bagi fintech luar negeri dan bank fintech

Perusahaan luar negeri yang bergerak di bidang Fintech dan Fintech perbankan akan menikmati pajak penghasilan badan. Oleh karena itu, perusahaan fintech yang didirikan di luar negeri akan menikmati banyak insentif pajak penghasilan badan dibandingkan dengan perusahaan fintech yang mendirikan perusahaan di negara maju lainnya.

Sebagai contoh: Perusahaan terdaftar Buka perusahaan Fintech Lepas Pantai di BVI akan dibebaskan dari semua jenis pajak penghasilan seperti pajak penghasilan badan, pajak penghasilan pribadi, pajak pertambahan nilai, pajak kontraktor, dll. Namun karena perusahaan Fintech beroperasi di sektor keuangan, maka perusahaan Perusahaan Fintech yang didirikan di luar negeri tetap harus menyatakan sifat kegiatan usahanya setiap tahunnya kepada pemerintah.

3. Lisensi pada saat Offshore Enterprise beroperasi di bidang Fintech, perbankan Finech

Perusahaan asing yang beroperasi di sektor perbankan fintech dan teknologi keuangan seringkali memerlukan izin khusus tergantung pada sifat operasi mereka. Lisensi ini penting untuk memastikan kepatuhan terhadap standar peraturan, melindungi konsumen, dan menjaga integritas pasar.

Lisensi yang umumnya diperlukan meliputi:

  • Lisensi Penyedia Layanan Pembayaran (PSP): Untuk perusahaan yang menyediakan layanan pembayaran seperti dompet elektronik, pemrosesan kartu, dan transfer uang.
  • Lisensi Lembaga Uang Elektronik (EMI): Untuk entitas yang menerbitkan uang elektronik, seperti mata uang digital atau kartu prabayar.
  • Lisensi Pengiriman Uang: Untuk bisnis yang terlibat dalam pengiriman uang, termasuk transfer elektronik dan pembayaran internasional.
  • Lisensi Pertukaran Mata Uang Kripto: Untuk platform yang memfasilitasi perdagangan mata uang kripto.
  • Lisensi Platform Crowdfunding: Untuk platform yang memungkinkan individu berinvestasi dalam proyek atau bisnis.
  • Lisensi Penyimpanan Aset Digital: Untuk perusahaan yang menyediakan penyimpanan aset digital yang aman.

4. Apa saja langkah-langkah dalam proses dan prosedur pendirian perusahaan Fintech Lepas Pantai atau bank Fintech?

4.1 Penelitian hukum negara-negara Offshore untuk perusahaan Fintech dan bank Fintech

Perusahaan yang mendirikan bisnis fintech luar negeri dan bank fintech perlu meneliti legalitas negara luar negeri tempat mereka ingin mendaftarkan perusahaannya. Hal ini akan membantu dunia usaha menentukan negara mana yang memiliki peraturan hukum yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka dan mematuhi peraturan yang membantu melindungi kepentingan mereka, terutama peraturan hukum terkait dengan perizinan, kebijakan perpajakan.

4.2 Memilih negara di luar negeri untuk mendirikan bisnis Fintech atau bank Fintech

Memilih negara untuk mendirikan bisnis Fintech atau bank Fintech merupakan faktor penting untuk membantu bisnis berkembang sesuai dengan orientasi dan tujuan bisnis perusahaan. Oleh karena itu, untuk memilih negara untuk mendirikan bisnis Fintech Offshore, bank Fintech, para pelaku bisnis perlu mempertimbangkannya faktor berikut:

  • Kerangka hukum, prosedur pendaftaran izin operasional (jika ada).
  • Pajak penghasilan badan.
  • Pajak penghasilan pribadi.
  • Kebijakan keamanan untuk informasi perusahaan dan pemegang saham.
  • Prosedur pelaporan keuangan dan akuntansi.
  • Biaya pendirian perusahaan fintech luar negeri atau bank fintech.
  • Peraturan hukum terkait mata uang kripto (jika Perusahaan menukar atau bertransaksi dalam mata uang kripto).
  • Faktor lainnya.

4.3 Menentukan jenis perusahaan Fintech Offshore, Fintech bank

Perusahaan yang mendirikan perusahaan Fintech Lepas Pantai atau bank Fintech perlu menentukan jenis perusahaan yang cocok untuk Perusahaan tersebut.

Setiap negara lepas pantai akan memiliki jenis dan struktur bisnis yang berbeda tergantung negaranya. Secara khusus, BVI merupakan negara offshore yang dipilih oleh banyak perusahaan fintech dan bank fintech untuk mendirikan perusahaan dengan beragam jenis bisnis dan struktur perusahaan yang fleksibel.

Theo UU Bisnis 2020 di BVI, Badan usaha yang mendirikan perusahaan fintech luar negeri dan bank fintech dapat memilih jenis usaha berikut:

  • Perusahaan Dibatasi oleh Saham.
  • Perseroan dibatasi oleh jaminan dan tidak berwenang mengeluarkan saham.
  • Perseroan dibatasi oleh jaminan dan berwenang mengeluarkan saham.
  • Perusahaan tidak terbatas yang berwenang menerbitkan saham (Perusahaan tidak terbatas yang berwenang menerbitkan saham).
  • Perusahaan tidak terbatas tidak berwenang menerbitkan saham (Perusahaan tidak terbatas tidak berwenang menerbitkan saham).

4.4 Pendirian bisnis Fintech Lepas Pantai, bank Fintech

Untuk mendirikan bisnis fintech atau bank fintech, perusahaan harus mematuhi peraturan hukum nasional luar negeri mengenai proses pendirian bisnis serta prosedur perpajakan dan akuntansi perusahaan luar negeri.

Peraturan hukum negara-negara offshore, proses pendirian perusahaan offshore dan prosedur perpajakan masing-masing negara akan berbeda. Misalnya, untuk mendirikan perusahaan fintech luar negeri atau bank fintech di BVI, pelaku usaha perlu mempersiapkan:

  • Nama perusahaan.
  • Dokumen yang diperlukan terkait permohonan pembukaan perusahaan fintech luar negeri atau bank fintech yang dikirim ke GLA:
    • Formulir permohonan untuk mendirikan perusahaan fintech luar negeri atau bank fintech.
    • Kartu Tanda Penduduk/Kartu Tanda Penduduk pemegang saham dan direksi.
    • Dokumen yang membuktikan alamat tetap pemegang saham dan direktur.
    • Rencana bisnis.
  • Setelah mendaftarkan usaha perusahaan fintech luar negeri atau bank fintech, Perusahaan menyiapkan dokumen dan tata cara pembukaan rekening bank yang sesuai untuk perusahaan luar negeri tersebut.

GLA dengan pengalaman mendaftar untuk mendirikan perusahaan Fintech Lepas Pantai, bank Fintech akan memberi nasihat, mendukung dan mendampingi pelaku usaha dalam proses pembukaan perusahaan lepas pantai. Perorangan/Bisnis dapat merujuk pada alat perbandingan kondisi pendirian antar negara untuk mendukung pengambilan keputusan dalam memilih negara untuk mendirikan perusahaan bank fintech: di sini.

4.5 Membuka rekening bank bagi Perorangan/Perusahaan yang mendaftar untuk mengoperasikan perusahaan fintech luar negeri atau fintechbank

Perusahaan yang mendaftar untuk mengoperasikan perusahaan fintech luar negeri atau bank fintech akan dapat melakukannya Buka rekening bank digital, bank fisik di luar negeri atau pusat keuangan besar seperti Singapura, AS, dll

Pilihan pembukaan rekening bank fisik atau rekening bank online di bank akan bergantung pada kebutuhan dan kesesuaian masing-masing model bisnis perusahaan fintech luar negeri atau fintech bank.

GLA dengan pengalaman dalam mendukung bisnis untuk membuka rekening bank online dan fisik di negara-negara luar negeri, Singapura, Amerika Serikat, dll. dan merupakan mitra bank-bank besar seperti: UOB, OCBC, dll. akan memberi saran dan dukungan Mendukung bisnis fintech luar negeri dan bank fintech dalam memilih bank yang benar dan tepat.

Pelaku bisnis yang mendaftar untuk membuka perusahaan Fintech Lepas Pantai atau bank Fintech dapat mengacu pada alat perbandingan bank internasional antar negara untuk memilih bank yang sesuai: Bandingkan bank internasional.

5. Bagaimana GLA mendukung dunia usaha dalam mendirikan perusahaan Fintech Lepas Pantai dan bank Fintech?

GLA, dengan pengalaman mendukung dan mendampingi bisnis untuk membuka perusahaan Fintech Lepas Pantai, bank Fintech akan mendukung bisnis:

  • Berkonsultasi dan memilih negara luar negeri yang sesuai dengan kebutuhan dan orientasi bisnis perusahaan Fintech dan bank Fintech.
  • Memberikan konsultasi dan mendukung bisnis dalam memilih jenis bisnis yang tepat untuk perusahaan Fintech Lepas Pantai dan bank Fintech.
  • Mendukung dan mendampingi dunia usaha dalam proses penyiapan dokumen dan tata cara pendirian bisnis Fintech Offshore dan bank Fintech.
  • Menyediakan layanan pajak - akuntansi - pelaporan keuangan untuk bisnis yang mendaftar untuk membuka perusahaan Fintech Lepas Pantai.
  • Mendukung, mendaftar, membuka, mengautentikasi rekening bank fisik, bank online luar negeri, di pusat keuangan seperti Singapura, AS, dll.

6. Pertanyaan apa saja yang sering ditanyakan oleh pelaku bisnis Fintech dan bank Fintech ketika mendirikan perusahaan Offshore?

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendirikan bisnis Fintech Lepas Pantai atau bank Fintech?

Waktu untuk mendirikan bisnis Fintech Lepas Pantai atau bank Fintech dalam waktu 1-4 minggu kerja, tergantung negara tempat pendiriannya. Namun di beberapa negara offshore, pelaku usaha perlu memperhatikan syarat/proses pengajuan izin operasional di bidang Fintech.

Ikon elemen gla Ide-ide utama menonjol
  • Mendirikan perusahaan fintech luar negeri atau bank fintech membantu dunia usaha mengoptimalkan biaya, mengamankan informasi, dan fleksibel dalam aktivitas bisnis internasional.
  • Setiap negara lepas pantai memiliki insentif dan peraturan yang berbeda, dunia usaha perlu memilih negara yang sesuai dengan model bisnis mereka.
  • Proses pendirian perusahaan luar negeri relatif sederhana, namun pelaku usaha perlu menyiapkan dokumen lengkap dan mematuhi peraturan hukum.
  • Memiliki izin usaha yang tepat penting untuk menjalankan bisnis Anda secara legal dan melindungi hak bisnis Anda.

Bandingkan dengan cepat

Pajak penghasilan badan
Keuntungan kena pajak
USD
bangsa
Quốc giaLợi nhuận chịu thuế
Singapore
Hong Kong
The U.S.

Rekomendasi dari para ahli

Jika Anda ingin mengembangkan bisnis Anda secara internasional, Singapura patut menjadi pilihan utama bagi dunia usaha untuk mendirikan perusahaan di luar negeri.

Rekomendasi dari para ahli
Daftar isi artikel Indeks
Sesuaikan ukuran font Ukuran huruf
Hubungi ahlinya
Buletin eksklusif Monopoli
MENU